Wisata Raja Ampat, Tempat Wisata di Papua Yang Mendunia

Raja ampat, keindahannya telah kesohor ke seluruh penjuru dunia. Destinasi wisata ini merupakan surga bahari yang masih suci. Wisata Raja ampat termasuk salah satu tempat di dunia yang memiliki keanekaragaman hayati paling kaya. Bayangkan saja, 75 % spesies karang yang ada di seluruh dunia terdapat di raja ampat. Terdapat 1.511 spesies ikan berbeda di tempat ini, dan diantaranya ada 27 spesies endemik yang keberadaannya tidak ada ditempat manapun di seluruh dunia selain di raja ampat. Berikut sedikit info dari pengendolan.com mengenai salah satu tempat wisata di Papua yang Eksotis inidan menjadi salah satu tempat wisata di Indonesia yang mendunia ini

Bisa anda bayangkan bagaimana keindahan surga wisata raja ampat, bahkan keindahan raja ampat telah melahirkan sebuah film dokumenter berjudul “Edise Paradise 3” yang pertamakali tayang di Swiss. Maka tak heran apabila para pecinta wisata bawah laut dari berbagai negara di seluruh dunia menjadikan raja ampat sepagai top priority yang harus mereka kunjungi. Sejatinya raja ampat merupakan nama sebuah kabupaten di papua barat dengan luas sekitar 4.5 juta hektar.

Dari total luas wilayah raja ampat, 85% nya merupakan lautan. Maka tak heran apabila pulau di raja ampat sangat banyak, berjumlah sekitar 600 pulau. Dari 600 pulau tersebut hanya sekitar 400 pulau yang telah di eksplorasi, serta sisanya masih perawan dan belum dijamah manusia. Dari 400 pulau yang telah di eksplorasi hanya sekitar 35 pulau yang dihuni manusia, sisanya merupakan pulau kosong tak berpenghuni.

Sebenarnya nama raja ampat diambil dari kata “Empat Raja”, yang menunjukan 4 pulau terbesar di raja ampat, yaotu pulau Salawati, Batanta, Misool, Waigeo. Mayoritas wisatawan yang datang ke raja ampat bertujuan untuk menikmati surga bawah lautnya yang tidak terdapat di tempat manapun di dunia. Keindahan bawah laut raja ampat telah menghipnotis wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk datang, bahkan tidak hanya sekali, tapi berkali-kali ke raja ampat.

Seperti yang diungkapkan Peter Van Dalen, seorang wisatawan asing, dia menyebut bahwa masyarakat raja ampat sangat ramah, serta pemandangan lautnnya sangat menakjubkan. Dia juga menyebut bahwa ini merupakan pertama kalinya dia menyelam untuk kedua kalinya dalam satu tempat. Dan dia masih memiliki keinginan untuk terus mengunjungi raja ampat.

Biaya Wisata Raja Ampat

Mayoritas wisatawan yang berkunjung ke raja ampat merupakan wisatawan asing asal eropa, maka tak heran apabila biaya untuk berwisata ke raja ampat tergolong cukup tinggi, lebih mahal dari pada ke obyek wisata Bali (Baca juga artikel tentang Garuda Wisnu Kencana Bali ). Selain itu, faktor geografis raja ampat yang sangat jauh dari ibu kota, yaitu sekitar 6 jam perjalanan menggunakan pesawat, membuat barang-barang di tempat ini cukup mahal. Sebagai gambaran saja, solar di raja ampat harganya sekitar Rp.10.000 per liter, maka tak heran apabila biaya transportasi kapal-kapal nelayan terbilang cukup mahal. Untuk perjalanan wisata 4 hari 3 malam, rata-rata para penyedia biro perjalanan mematok harga sekitar 5,5 juta perorang untuk pemberangkatan minimal 20 orang. Apabila hanya berdua, harganya bisa melonjak jauh, yaitu sekitar 14,5 juta perorang. Dan biaya diatas belum termasuk biaya pesawat pp dari tempat asal ke raja ampat.

Ada tips untuk menghemat biaya saat berwisata ke raja ampat, pertama cari informasi sedetail mungkin, dan berangkatlah sendiri tanpa jasa biro perjalanan. Kemudian untuk urusan penginapan, pilihlah penginapan yang disediakan penduduk lokal, semacam homestay. Harganya akan jauh lebih murah dibandingkan dengan penginapan resmi yang rata-rata mematok harga mengguankan mata uang dollar. Untuk menghemat biaya sewa kapal, berangkatlah berlibur minimal 8 orang, agar biaya sewa kapal bisa ditanggung bersama dan tidak terlalu mahal. Jadi, kapan anda akan berkunjung ke raja ampat daripada pergi ke Phuket Thailand mending menikmati keindahan negeri sendiri bukan? Persiapkan segalanya sebaik mungkin, dan selamat berwisata. Jangan lupa untuk mengunjungi tempat wisata di Indonesia lainnya seperti Wisata Bandung atau Yogyakarta.