Tempat Wisata Di Turki Dengan Nuansa Abad 4 M, Goreme Kapadokia

Nama goreme bagi masyarakat Indonesia memang tidak terlalu banyak dikenal, tetapi kawasan lembah satu ini menjadi salah satu saksi bisu kehidupan masa lalu di abad ke 4 masehi ketika masyarakat Eropa Timur Tengah masih menjadi manusia yang hidup sebagai masyakarat semi primitif. Dan inilah salah satu tempat wisata di Turki yang layak menjadi tujuan perjalanan wisata Anda di negeri sarat Sejarah ini, Goreme, Cappadonia.

Tak ada yang memungkiri bagaimana tersohornya wisata sejarah Turki, rangkaian pembangunan dengan gaya klasik Eropa yang berpadu dengan budaya mediterania menjadikan Turki tak pernah luput sebagai destinasi wisata favorit wisatawan dunia.Tetapi tanggalkan segala citra mengenai kejayaan kerajaan Ottoman, atau masa-masa perang salib yang melegenda, kita akan menjajal untuk melihat sisa sisa peninggalan masa kehidupan masyarakat Eropa Mediterania di abad ke empat. Bagaimana pada masa itu masyarakat lokal tengah berada pada masa peralihan era prasejarah dengan kehidupan dalam gua-gua ke masa yang lebih modern dengan bangunan permanen buatan.

Uniknya, entah demi alasan apa, desa-desa yang hingga kini masih terjaga utuh di daerah Goreme ini memiliki bentuk menyerupai gua-gua dari sand stone. Sebenarnya Goreme hanya satu bagian dari sebuah kawasan bernama Kapadokia, sebuah kota yang menjadi pusat budaya Antolia, sebuah kebudyaan Turki kuno yang terkenal dengan karena gaya bangunan khasnya.

Kawasan ini pada dasarnya memiliki karakter tanah kering perbukitan yang unik. Tanahnya berubah menjadi batu pasir yang keras dan padat dan menghasilkan bentukan batu dan bukit-bukit unik yang membuat suasana dalam kawasan ini terasa seakan tengah berada di negeri antah berantah atau negeri para hobit di padang pasir.

Beberapa kelompok batuan bisa membentuk menyerupai kawasan jamur, meja-meja raksasa, bukit-bukit yang melebar dengan puncak unik sampai beberapa batuan dengan puncak runcing seperti topi kurcaci dan masih banyak bentuk aneh lain. Konon rangkaian peristiwa geologi purba melatari munculnya bebatuan unik yang ada di tanah ini.

Pada beberapa bagian, batu-batu pasir ini dipahat dan berubah menjadi hunian yang lengkap dengan ruang-ruang kamar menjadi gua batu. Beberapa bangunan seakan dibuat manual sehingga seakan bertumpuk padat dengan gua-gua batu.

Anda bahkan bisa menemukan kuil-kuil yang seakan juga dibangun melekat dengan tebing-tebing batu dengan ruangan yang dibuat menjorok ke dalam dengan menggali tebing. Terdapat pula lorong-lorong buatan yang menghubungkan beberapa bangunan sampai menghubungka dua komuni atau desa. Seakan seluruh desa ini dibuat dengan beradaptasi pada struktur batuan yang sudah ada di kawasan Kapadokia ini sejak beratus abad lampau.

Keunikan kawasan Kapadokia sebagai salah satu pesona tersendiri dari wisata sejarah Turki menjadikan lokasi ini kemudian diangkat sebagai situs warisan dunia menurut UNESCO. Dan kini kawasan Kapadokia sudah dikembangkan menjadi pusat pariwisata Turki.

Anda bisa menemukan banyak penginapan yang memanfaatkan rumah-rumah kuno ini sebagai tempat bermalam. Anda serasa tengah menjadi hobit atau kurcaci dengan menjajal tidur di dalamnya. Pengelola dan pemerintah setempat juga menyediakan beragam pilihan tour untuk menjajaki tiap sisi dari kaasan Kapadokia. Atau malah menjajal pengalaman unik menikmati panorama unik Kapadokia dari udara dengan balon udara.

Bukankah sebuah tempat wisata yang tak akan tertandingi, karena memang pada kenyataannya hanya di Turki . Salah satu obyek wisata rekomendasi pengendolan.com. Anda bisa menemukan lahan unik dengan batuan anehnya seperti di Kapadokia. Dan mungkin Anda bisa merencanakan perjalanan menuju tempat wisata di Turki satu ini?. Baca juga spot wisata mancanegara lainnya seperti wisata Singapura, atau wisata Jepang.